Beranda > Komputer, Psikologi Pendidikan > Peran Teknologi Didalam Pendidikan ;tugas1

Peran Teknologi Didalam Pendidikan ;tugas1

“Wah, lengkap juga materinya. Nggak perlu belajar dari buku lagi ?”.

“Enak juga ya, kalau soal UN bisa didownload, nggak perlu capek-capek beli buku kumpulan soal UN”.

“Buku pelajaran nggak perlu dibeli, tinggal download aja di  bse.depdiknas.go.id

Kata-kata diatas adalah beberapa dari sekian banyak komentar yang diucapkan teman-teman saya mengenai kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai website pendidikan di internet. Berbagai mata pelajaran disekolah dapat dengan begitu mudah diakses dan didownload, hanya dengan beberapa klik saja. Dengan berbagai kemudahan seperti ini, sudah seharusnya prestasi belajar siswa didik meningkat dari masa yang sebelum adanya berbagai fasilitas teknologi seperti saat ini. Apakah benar seperti itu kenyataannya saat ini?

Jika kita menilik pada zaman dahulu, pendidikan merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi para pemuda terdahulu. Lihat saja Soekarno, Hatta, Soetomo, dan para pemuda lainnya. Mereka begitu gigih dalam memperjuangkan pendidikan walaupun berada pada zaman yang bisa dikatakan carut-marut dilanda peperangan serta perjuangan meraih kemerdekaan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka, tidak melambatkan kaki mereka untuk terus melangkah memperjuangkan pendidikan bagi bangsa ini.

Jika kita mau menelusuri sejarah perjuangan pahlawan-pahlawan kita, sudah seharusnya kita bisa mengikuti langkah-langkah para pahlawan kita tersebut. Lihat saja para pejuang kita, tak kalah cerdas dengan kita. Bahkan dengan segala keterbatasan dan hambatan yang mereka hadapi mereka mampu menyaingi paradigma para pemuda kita yang mungkin sudah terlalu dimanja oleh teknologi. Lihat saja bagaimana gagahnya Soekarno berpidato, serta utusan-utusannya yang mampu membuat Belanda menandatangani keputusan kemerdekaan Indonesia di Den Haag. Seharusnya hal ini menjadi motivasi bagi kita semua para generasi bangsa agar terus berprestasi, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di kancah internasional.

Pentingnya Teknologi Pendidikan

Seperti dalam buku Kurikulum Berbasis TIK (Munir, 2008), dijelaskan bahwa teknologi pendidikan memengang peranan yang penting, terutama setelah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dimana komputer menjadi bagian integral didalamnya. Dalam dunia pendidikan saat ini, teknologi mempunyai dampak yang kuat. Kita dapat melihat, hampir semua sarana pendukung pendidikan menggunakan teknologi, tidak dapat dipungkiri, teknologi sudah sangat membantu kita dalam dunia pendidikan. Peran teknologi juga sangat berpengaruh dalam hal penyampaian materi (Munir, 2008).

Mulai dari yang paling sederhana sekalipun sudah tersentuh oleh teknologi. Contohnya adalah adanya sebuah website ataupun web log yang mengusung tema pendidikan dengan segala pernak-perniknya. Semua hal yang bersifat pendidikan diulas dan dibahas habis sampai ke akarnya.

Contoh dari web site yang mengusung tema pendidikan misalnya http://www.e-smartschool.com/,  http://www.e-dukasi.net, dan lain-lain. Web-web tersebut konsisten mengusung pendidikan sebagai temanya. Apapun alasan dibalik realita tersebut tidaklah jadi soal. Yang paling utama dari semua itu adalah bahwa pendidikan yang notabene hal membosankan bagi kebanyakan orang, ternyata masih mendapatkan tempat.

Pendidikan yang memasukkan unsur teknologi didalamnya,  juga mendukung prinsip konstruktivisme yang merupakan inti dari filsafat pendidikan William James dan John Dewey. Prinsip konstruktivisme tidak sekedar meminta peserta didik menghafal informasi, tetapi juga memberi mereka peluang untuk membangun pengetahuan dan pemahaman materi pelajaran (Santrock, 2008). Hal ini memberi feed back kepada kita, bahwa teknologi dapat membangun kreativitas serta dapat menggali lebih dalam rasa keingintahuan peserta didik.

Realita Berkaitan Dengan Teknologi dan Pendidikan

Teknologi dan pendidikan merupakan hal yang penting pada saat ini. Sudah seharusnya keduanya bersinergi dalam membangun dan meningkatkan prestasi serta program pembelajaran yang diagung-agungkan pemerintah. Akan tetapi sesuatu yang diharapkan belum tentu sesuai kenyataan. Peranan teknologi belumlah dijalankan secara maksimal. Kita dapat melihat masih banyak sekolah-sekolah yang tidak mempunyai cukup investasi untuk dapat membeli komputer sebagai media pembelajaran bagi anak didik mereka. Terutama setelah pemerintah menerapkan kurikulum baru dan memasukkan mata pelajaran TIK dalam kurikulum mereka. Sesuatu hal yang sangat kontradiktif.

Beberapa fakta juga menunjukkan, bahwa teknologi sama sekali tidak meningkatkan prestasi belajar. Buktinya, tengok prestasi kaum pendahulu kita dengan segala keterbatasannya. Bandingkan dengan semakin manjanya pemuda kita dengan teknologi tetapi kurang prestasi. Jika dianalogikan, seseorang yang naik ke atas pohon yang tinggi dan diserang dengan angin kencang, maka si pemanjat tadi akan lebih keras dalam pegangan. Namun ketika datang angin sepoi yang menyejukkan ternyata angin sepoi tadilah yang justru menyebabkan si pemanjat jatuh. Mungkin teknologi ibarat angin sepoi tadi yang lebih memudahkan. Sebagai contoh klik disini.

Walupun begitu bukan berarti kita menghentikan penggunaan teknologi dalam pendidikan dan kehidupan kita. Namun, yang penting dari teknologi pendidikan adalah bukan dari aspek teknologinya, tetapi dari aspek pendidikannya. Teknologi hanyalah sebagai sarana pendukung dari terlaksananya pendidikan yang lebih baik. Sehingga menjadikan teknologi sebagai motivator bagi kita untuk lebih berprestasi dimasa yang akan datang.

Daftar Pustaka:

Santrock, John W. (2004). Educational Psychology, 2nd Edition. New York: McGraw-Hill Company, Inc.

Munir. (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi dan Informasi. Bandung: Alfabeta

Kompas.com

Ditulis pada: 9 Februari 2010 | pukul 23.20

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: