Beranda > Andragogi > Menulis sebagai Metode Pendidikan, tugas4

Menulis sebagai Metode Pendidikan, tugas4

Komunikasi adalah suatu hal yang esensial dalam pembelajaran. Materi pembelajaran tentulah tidak akan tersampaikan dengan baik jika komunikasi yang dilakukan tidak efektif. Sebuah komunikasi yang baik menuntut pemahaman akan hal yang disampaikan kepada penerima pesan. Dengan tersampaikannya pesan dengan baik dan teratur, maka komunikasi tentu berjalan dengan efektif.

Salah satu bentuk komunikasi yang paling umum adalah tulisan. Bahkan sejak zaman dahulu orang menggunakan tulisan sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan dengan orang lain. Sebagai bukti yaitu dengan ditemukannya sebuah tablet (prasasti) diluar dinding kota tua Yerussalem yang diperkirakan berasal dari abad ke-14 SM. Selain itu, tulisan bergambar (hieroglyph) yang berusia kira-kira 3000 tahun juga ditemukan di bangunan-bangunan kuno di Mesir. Hal ini menjadi bukti otentik bahwa tulisan sudah dipergunakan manusia sejak dahulu.

Tujuan dalam komunikasi adalah tercapainya maksud komunikator dan dipahami oleh penerima. Begitu juga dengan tulisan. Kita menginginkan agar tulisan kita mudah dibaca dan dipahami. Namun, seringkali kita mengalami kesulitan dalam menulis karena terhambatnya kreatifitas serta spontanitas dalam menulis. Lalu bagaimana caranya agar kita lebih mudah dalam membuat tulisan yang bermutu?. Berikut adalah beberapa hal yang penting diperhatikan agar tulisan kita mudah dibaca (Read, et al.,1976, dalam Suprijanto 2007).

  1. Seperti bercakap-cakap. Menggunakan kata-kata yang biasa digunakan sehari-hari membantu agar pesan mudah dimengerti. Ingatlah bahwa Anda sedang mengungkapkan pikiran Anda, tidak sedang memengaruhi secara paksa.
  2. Gunakan kata-kata yang pendek dan mudah dimengerti. Anda bisa menggunakan kata-kata yang panjang jika kata-kata tersebut memang mengungkapkan maksud Anda secara tepat. Akan tetapi jangan lupa bahwa kata-kata pendek dan dikenal membuat cerita mudah dimengerti.
  3. Gunakan kata-kata personal. Kata-kata tentang orang dapat membuat tulisan lebih menarik. Anda akan memperoleh manfaat besar dengan  kata ganti personal. Misalnya gunakan kata: saya, Anda, mereka, ia, kita.
  4. Gunakan kalimat pendek dan bervariasi. Pada umumnya kalimat pendek terdiri atas 17 kata, tetapi itu hanyalah rata-rata. Jangan takut memperpendek kalimat sepanjang Anda dapat mempertahankan seluruh isi dengan jelas.
  5. Gunakan paragraf yang pendek. Batasi pikiran Anda pada satu saat sehingga pembaca dapat menangkap intinya sebelum meneruskan membaca tulisan Anda berikutnya.
  6. Susun kalimat Anda dengan urutan yang logis.

 

Referensi

  • Suprijanto, H. (2007). Pendidikan Orang Dewasa; dari teori hingga aplikasi.Jakarta: Bumi Aksara.
Kategori:Andragogi Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: